Minggu, 20 April 2014
     
Home Nasional Latgab Kerahkan 16.745 Prajurit

Latgab Kerahkan 16.745 Prajurit

482
Kali Dibaca
E-mail   Email Berita
Cetak  Print Berita
PDF  PDF Berita
SITUBONDO – Latihan gabungan (latgap) TNI yang digelar di Daerah Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Marinir, Karangtekok, Situbondo, kemarin (3/5) tercatat sebagai terbesar kurun sepuluh tahun terakhir. Bahkan, dalam latihan ini langsung dihadiri dan dibuka Presiden SBY yang didampingi Wapres Boediono serta disaksikan langsung oleh ibu presiden beserta ibu wakil presiden.

Selain itu, latgab juga dihadiri para petinggi TNI. Antara lain Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suharto, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo, Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia, Kepala Staf Angkatan Laut Laksmana TNI Marsetio, Kasum TNI Marsekal Madya TNI Boy Syahrir Gamar selaku direktur latihan, serta Pangkostrad Letjen TNI M. Munir selaku panglima komando gabungan TNI.

Selain itu, latgap juga dihadiri atase pertahanan dari negara-negara sahabat dan beberapa menteri Kabinet Indonesia Bersatu jilid II. Di antaranya Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menhankam Purnomo Yusgiantoro, Menteri Keuangan Agus Martowardoyo, serta Gubenur Jawa Timur Sukarwo.

Dalam latihan pembukaan kali ini, sebagaimana direncanakan Presiden SBY berangkat dari Surabaya dengan menaiki KRI Makasar dan mendarat di Pantai Banongan dengan menggunakan Amfibi RI-1. Setelah rombongan presiden mendarat dengan Panser Amfibi jenis LVT-7 buatan Korea di Pantai Banongan sekitar pukul 05.30, Panser Amfibi yang dinaiki Wakil Presiden Boediono datang di belakangnya. Kemudian SBY langsung menuju pos pantau untuk membuka latihan pendahuluan Latgap TNI 2013 di Karangtekok, Banyuputih, yang selanjutnya akan dilakukan latihan besar-besaran pada 6–24 Mei 2013 di Sangata Kalimantan Timur dan Bima Nusa Tenggara Barat.

Menurut Kolonel Adm Bejo Suprapto, S.T., Danstgaspen Latgab TNI, latihan ini bertujuan menguji sistem komando dan pengendalian pasukan di lapangan agar dapat berjalan sesuai rencana. Selain itu, latihan ini dimaksudkan untuk menguji konsep operasi gabungan ketiga angkatan TNI ketika dihadapkan dengan medan yang sebenarnya dengan harapan latihan nantinya bisa berhasil dan tepat guna.

Latihan diawali dengan pendaratan Panser Amfibi dengan maksud untuk merebut sasaran pantai dengan didukung oleh bantuan tembakan artileri medan marinir. Kemudian dilanjutkan dengan operasi lintas udara (linud) dari jajaran Yonif Linud 501/Brajamusti.

Setelah sasaran pantai berhasil dikuasai, dilanjutkan dengan operasi darat gabungan oleh prajurit infanteri, kavaleri marinir dan kostrad, artileri Medan, artileri udara, serta didukung operasi bantuan udara gabungan dari AD-AU dan dinyatakan selesai hingga sasaran utama musuh berhasil dihancurkan dan dikuasai.

Latgab tahun ini melibatkan 16.745 prajurit TNI dari AD, AL, dan AU. Kemudian untuk peralatan tempur TNI-AD melibatkan 14 unit tank scorpion, 5 unit tank stormer APC, 2 unit tank stormer komando, 13 unit tank AMX, 21 pucuk meriam, 12 unit helikopter Mi-17, 12 helikopter bell, dan 3 NBO-105.

TNI-AL mengerahkan 36 kapal Perang (KRI), 17 unit tank amfibi BMP-3f, 33 BTR-50, 6 kapal K-61, 2 unit peluncur rudal multilaras RM-70/Grad, 7 unit tank angkut personel amfibi LVT-7A1, 2 unit BVP-2, 3 pesawat NC 212, dan 5 helikopter. Sedangkan dari TNI AU mengerahkan 5 unit pesawat sukhoi SU 27/30, lima pesawat Hawk SPO, 5 unit F-16, 5 unit Hawk PBR, 11 pesawat C-130, 2 pesawat B-737 intai, 2 pesawat NC-212, 2 unit5 CN-235, 1 unit CN-235 MPA, 2 helikopter NAS332/Sa-330 dan 4 helikopter EC-120 Colibri. (jpnn/p1/c3/ary)

Politika

Sebelas Parpol Terancam Sanksi Sebelas Parpol Terancam Sanksi
BANDARLAMPUNG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung mengingatkan agar partai politik (parpol) dan calon anggota legislatif (caleg) menyiapkan laporan penggunaan dana kampanye pemilu legislatif...