Jum'at, 22 Agustus 2014
     
Home Lampung Raya Tuba Barat - Mesuji Khamami Dirikan Akademi Komunitas

Khamami Dirikan Akademi Komunitas

820
Kali Dibaca
E-mail   Email Berita
Cetak  Print Berita
PDF  PDF Berita

MESUJI - Bupati Mesuji Khamami terus membuat terobosan untuk membangun kabupaten ini. Salah satunya, pembangunan bidang pendidikan dengan mendirikan akademi komunitas. Khamami mengatakan, pada tahun 2014, gedung akademi tersebut dibangun. Sedangkan untuk teknis penerimaannya akan dilaksanakan tahun ini.

    ’’Tahun 2013 rencananya dilakukan pembukaan pendaftaran. Sedangkan untuk jurusan akademi ini baru memiliki dua prodi, yakni manufaktur atau pabrik industri kecil serta perikanan dan pertanian,” jelas Khamami kemarin.

    Sementara untuk dosen yang akan mengajar di akademi tersebut, kemungkinan menggunakan dosen Universitas Lampung (Unila). Sebab, akademi ini masih di bawah naungan Unila.

    ’’Mudah-mudahan pada tahun 2013 sudah dapat terlaksana sistem penerimaan mahasiswa dan mahasiswinya. Sedangkan gedungnya akan diwujudkan tahun 2014. Jadi dengan adanya akademi ini, masyarakat tidak perlu jauh-jauh lagi untuk kuliah. Sebab, Kabupaten Mesuji telah memiliki akademi sendiri,” tegasnya.

    Selain menghemat biaya, lanjutnya, akademi itu juga nantinya menggandeng perusahaan-perusahaan yang ada di Mesuji. Jadi seluruh siswa yang lulus dengan SKS tertinggi/nilai yang baik, maka perusahaan yang membutuhkannya telah siap menerima mahasiswa tersebut.

    ’’Kami sangat yakin dengan adanya akademi ini, perusahaan-perusahaan yang ada tidak sulit mencari sumber daya manusia. Karena akademi ini diharapkan dapat melahirkan SDM-SDM yang andal dan siap bekerja untuk membangun Mesuji ke depan,” ungkapnya.

    Selain itu, lanjut Khamami, pihaknya saat ini juga tengah merancang program SPDN di 10 titik di aliran Sungai Mesuji. Intinya, program tersebut untuk membantu nelayan yang ada di sepanjang aliran sungai.  

    ’’Nelayan-nelayan yang ada di sepanjang aliran sungai ke depan tidak akan kesulitan lagi memperoleh bahan bakar jenis solar. Dengan dibangunnya stasiun pedising diesel nelayan (SPDN) atau sejenis SPBU mini, maka nelayan tidak kesulitan memperoleh solar tersebut,” tegasnya.

    Program ini, lanjut dia, kemungkinan dilaksanakan tahun depan di sepuluh titik di aliran sungai. ’’Yang jelas, langkah ini tentunya hanya untuk membantu masyarakat Mesuji. Namun, program ini tidak akan berjalan tanpa adanya dorongan serta dukungan masyarakat dan elemen yang ada di Mesuji,” tukasnya sembari mengatakan jika untuk bensin insya Allah terealisasi di tahun 2015. (san/dra/rnn/p7/c1/adi)

:: Rakyat Lampung | Trans Lampung | Radar Lamteng | Radar Metro | Radar Kotabumi ::
:: Radar Lamsel | Radar Tanggamus | Lampung News Paper | Radar Lambar | Radar Tuba ::
:: Senator Lampung ::